Rencana Gandeng Investor, PDAM Lhokseumawe Gelar Konsultasi Publik

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE –¬†PDAM Ie Beusare Rata Kota Lhokseumawe, kini sedang memantapkan rencana pengembangan jaringan dan pelayanan air bersih dengan menggandeng pihak ketiga atau investor.

Guna mematangkan rencana tersebut, maka pihak PDAM, pada Rabu (17/3/2021), menggelar kegiatan konsultasi publik, melibatkan para pemangku kepentingan dan masyarakat Kota Lhokseumawe.

Kegiatan yang berlangsung di aula Setdako Lhokseumawe, secara resmi dibuka Wakil Walikota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad. 

Hadir, Sekdako Lhokseumawe, T Adnan SE.

Direktur PDAM Ie Beusaree Rata Lhokseumawe, Safrial, menjelaskan, kegiatan ini digelar sehubungan dengan rencana pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kota Lhokseumawe dengan kapasitas mencapai 230 liter per detik (lpd).

Dimana pengembangan SPAM ini telah siap dilakukan oleh sebuah badan usaha swasta (investor), dengan rencana perjanjian yaitu pengembalian investasi berupa pemberian hak konsesi dalam kurun waktu tertentu.

Dijelaskan, persoalan sekarang ini pihaknya baru mampu menyediakan air bersih hanya dengan kapasitas 9 liter per detik.

Ditambah dengan kondisi geografis, ketinggian rata-rata tanah di Kota Lhokseumawe, komposisi kepadatan penduduk, dan kondisi air permukaan (Krueng Cunda) yang merupakan air payau, menjadi kompleksitas permasalahan yang harus segera diatasi.

Guna memenuhi kebutuhan air bersih secara maksimal, bagi masyarakat di Kota Lhokseumawe.

“Didasari kondisi tersebut, maka kita pun merencanakan menggandeng badan swasta untuk pengembangan SPAM. Sekarang ini pun sudah ada pihak swasta yang siap bekerjasama dengan kita,” katanya.

Sedangkan mengembangan SPAM, nantinya akan dilakukan dengan pelaksanaan pembangunan, perawatan, dan pengelolaan instalasi pengolahan air lengkap, jaringan distribusi air minum, stasiun booster pump yang secara sistematis akan terintegrasi dalam satu pengelolaan sistem. 

Selain itu, penambahan sambungan baru sampai dengan 23 ribu sambungan rumah.

Termasuk pengembangan kapasitas sumber daya PDAM Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe.

“Pastinya investasi atau penyertaan modal ini nantinya dilakukan dengan pertimbangan-pertimbangan yang cukup. Mencakup pertimbangan hukum, ekonomi, teknis, dan tentunya pertimbangan sosial,” papar Safrial, didampingi Kabag Teknik T Safran Azmi.

Jadi didasari rencana tersebut, maka pihaknya menggelar konsultasi publik ini dengan melibatkan jajaran Pemerintah Kota Lhokseumawe, DPRK, LSM, civitas akademik, dan masyakarat dari empat kecamatan di Kota Lhokseumawe. 

“Tujuan konsultasi publik ini, agar rencana pengembangan SPAM ini dapat disosialisasikan secara maksimal dan pihaknya pun bisa mendapatkan  masukan dan saran  guna mematangkan rencana ini,” demikian Safrial. (*)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top